Kantor BSPP Kab. Padang Lawas Utara

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Lokasi Candi Bahal Portibi Kab. Paluta

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

My Aventure Kecamatan Dolok Kab. Paluta

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 23 Agustus 2013

Direktur Utama Rumah Sakit Gunung Tua Tertangkap

Paluta  anakpangaratto.blogspot.com - Direktur RSUD Gunungtua, Kab Padang Lawas Utara (Paluta), dr.NBH ditangkap Penyidik Subdit III/Tipikor, Ditreskrimsus Poldasu, bersama stafnya  H.RTH, SKM, Rabu (21/8) sekira pukul 19.00 wib, dalam kasus korupsi pengadaan alat-alat kesehatan di rumah sakit tersebut.

Dr. NBH, selain kapasitasnya sebagai direktur, dalam proyek pengadaan alkes itu bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA) sedangkan H.RTH,SKM bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp.5 milyar lebih.

Direktur Ditreskrimsus Poldasu, Kombes.Pol.Drs. Sadono Budi Nugroho,SH, mengatakan, keduanya ditangkap ketika sedang santai disalah satu restoran siap saji (Mc Donald) di Medan.

Dikatakannya, kasus dugaan korupsi yang menjerat kedua pejabat di RSUD Gunung Tua itu terkait pengadaan alat-alat kesehatan, dengan cara mark up.

"Setelah kita teliti, harga alat-alat kesehatan untuk Rumah sakit itu dibengkakan (Mark Up). Bahkan, disinyalir, alat-alat kesehatan itu rekondisi," katanya.

Penyidik Subdit IIi/Tipikor, kata Sadono masih mengembangkan kasus tersebut, manakala ada tersangka selain kedua tersangka tersebut.

Dijelaskannya, pengadaan alkes di RSUD Gunungtua, Kab Paluta, juga melibatkan rekanan, Ridwan Winata, yang kini ditahan Kejati Lampung.

"Ridwan Winatar adalah rekanan pengadaan Alkes di 6 Kab/Kota di Sumut, yaitu Kab Tobasa, Samosir, Tapteng, Sibolga, Labusel termasuk Paluta," terangnya sembari menyebut, dalam dugaan korupsi pengadaan Alkes di Paluta, pria turunan China asal Pematang Siantar itu, ikut sebagai tersangka. Tapi, yang bersangkutan saat ini ditahan di Tahanan Kejati Lampung.

Dalam kesempatan itu juga, Dirreskrimsus Poldasu, Kombes.Pol.Drs. Sadono Budi Nugroho,SH mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki dan melakukan penyidikan dugaan korupsi pengadaan Alkes dan KB di 6 Kab/Kota.

Hingga saat ini, sambungnya, dari 6 Kab/Kota, Tipikor Poldasu sudah menahan 9  tersangka. Satu orang dari Pemkab Tobasa yaitu Kepala BKKBN yang juga mantan Kadis Kesehatan Tobasa, dr.Haposan Siahaan M.Kes, selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen).kerugian negara Rp.4,9 milyar.

dana yang dianggarkan untuk pengadaan Alkes Tobasa  sebesar Rp.9 milyar, bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Pemprovsu TA 2012.

Kemudian dari proyek alkes Pemkab Labusel ada 6 tersangka yaitu, Syahrulan selaaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen)n, JW (Direktur perusahaan), JT (wadir I rekanan) TN alias AS, SYN dan R kelimanya berasal dari Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), dengan kerugian negara Rp.10 milyar. Menyusul dari Paluta, dr.NBH dan H.RTH,SkM, dengan kerugian negara Rp.5 Milyar lebih.

Selasa, 13 Agustus 2013

Pilkada Paluta syarat dengan politik uang



MEDAN - Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang akan dilaksanakan pada 14 Agustus nanti, diduga para kandidat memilih menggunakan politik uang dari pada penyadaran kepada masyarakat terkait pelaksanaan demokrasi yang dilaksanakan 1 sekali 5 tahun.

Berdasarkan informasi yang diterima Waspada Online di Medan hari ini, para kandidat memanfaatkan kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi karena harga getah karet selaku penghasilan warga harganya mengalami penurunan beberapa bulan ini.

Seorang warga Paluta yang enggan namanya ditulis mengatakan, bahwa tim pasangan calon sudah mulai menghitung uang yang akan dikasihkan kepada masyarakat agar mereka memilih pasangan tersebut.

Jumlah uang yang akan diberikan setiap orangnya sekitar Rp100.000 hingga Rp200.000. "Biasanya akan diberikan setiap orang yang ikut memilih. Pasarannya Rp100.000 hingga Rp200.000. Warga karena sangat butuh uang malah senang dengan politik seperti itu," tambahnya.

Namun, berdasarkan pantauan Waspada Online tidak terlihat pengawasalan yang dilakukan tim pengawas pemilu di Paluta. Sehingga tim sukses para kandidat dengan mudahnya melakukan politik uang tanpa adanya teguran dari tim panwaslu Paluta.

Minggu, 09 Juni 2013

Ibu-Ibu di PALUTA Sweeping Tempat Hiburan dan Hotel

Gunung Tua - Rusan ibu-ibu tergabung dalam majelis taklim se-Kec.Halongonan, Kabupaten Padanglawas Utara melakukan sweeping terhadap warung remang-remang, hotel dan tempat hiburan di tepi jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Hutaimbaru-Rantauprapat di wilayah Halongonan, baru-baru ini.

Mereka sangat marah mengetahui tempat-tempat tersebut sering dijadikan lokasi berbagai kegiatan penyakit masyarakat. Dalam aksi penyisiran ini, massa datang dengan membawa sejumlah poster dan pernyataan sikap dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kedatangan massa mengejutkan para pemilik warung remang-remang dan tempat hiburan itu.

Para ibu dengan beringas melempari dan mencabuti tenda yang ada di pondok berukurang sedang tersebut, sehingga membuat beberapa bagian jebol, seperti dinding dan atap. Seolah tak puas, kaum ibu masuk ke warung maupun hotel, untuk memastikan keadaan yang sebenarnya.

Koordinator lapangan, Hj.Mastiamar Harahap menyatakan, keberadaan warung remang-remang, hotel dan tempat hiburan ditepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Hitaimbaru-Rantauprapat diwilayah Halongonan membuat kaum ibu dan generasi muda semakin resah. Selain banyak menyalahi aturan, tempat-tempat itu merongrong moral bangsa, karena diduga menjadi lokasi prostitusi.

Aksi tersebut sempat membuat macet arus lalulintas dari arah Gunung Tua menuju Halongonan dan sebaliknya. Sebab banyak pengendara serta warga yang berdiri di tepi jalan, menyaksikan aksi kaum ibu yang melakukan sweeping.

10 Menit Sekali Listrik Padam di Gunungtua

GUNUNGTUA, anakpangaratto.blogspot.com (8/6)— Kenyamanan masyarakat menikmati hasil pembangunan tidak dirasakan oleh masyarakat Gunung Tua, Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara. Pasalnya listrik yang merupakan hajat hidup orang banyak, tidak bisa dinikmati dengan baik. Akibatnya masyarakat selalu mengeluh atas keberadaan listrik yang setiap 15 menit sekali mati.
“Dirata-ratakan setiap 15 menit sekali listrik mati di Gunung Tua ini. Padahal Gunung Tua merupakan ibukota Kabupaten Paluta. Bagaimana pula dengan daerah-daerah terpencil lainnya,” ujar Andi Harahap, salah satu masyarakat Gunung Tua, yang menderita akibat tidak beresnya listrik di Gunung Tua, kepada wartawan, Selasa lalu di Gunung Tua.
Andi yang berprofesi sebagai wiraswasta itu menuturkan bahwa akibat tidak beresnya listrik di Gunung Tua ini mengakibatkan sejumlah peralatan rumah tangga yang membutuhkan tenaga dari listrik menjadi rusak, seperti rice cooker, lemari es, dispenser dan lainnya. “Jelas masyarakat kecewa dengan pelayanan PLN di Gunung Tua saat ini,” ujar Andi.
Hal senada juga disampaikan Rosmida br Siregar, yang mengungkapkan dengan adanya pemadaman listrik yang tidak tentu ini, menimbulkan biaya hidup yang lebih tinggi. Sebab ibu-ibu rumah tangga terpaksa membeli peralatan lain untuk memasak nasi.
“Dahulu pakai rice cooker. Saat ini karena listrik sering padam mendadak, maka kami beralih ke periuk dengan memakai kompor kembali. Hal ini tentu akan menambah biaya yang lebih tinggi lagi,” ujar Rosmida.
Ia meminta kepada Pemkab Paluta segera menegur pihak PLN agar benar-benar memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya di Gunung Tua. “Malu kali lah kita dengan masyarakat lain. Sebab kita tinggal di Gunung Tua ibukota Kabupaten Paluta, tapi listriknya sering padam. Masa di ibukota Kabupaten Paluta listrik sering padam. Apalagi dengan daerah-daerah lain yang tidak ibu kota kabupaten,” kata Rosmida.

Demokrat

Afdiyanto Simanjuntak: Kami Tetap Akui Basri Harahap Ketua PD Paluta


PALUTA – Kader DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menyatakan bahwa Ketua DPC PD Paluta Paluta tetap Basri Harahap hingga saat ini dan tidak ada pergantian atau apapun. Seluruh kader juga tetap mendukung kepemimpinannya
Demikian dikatakan Wakil Sekretaris DPC PD Paluta Afdiyanto Simanjuntak menyikapi adanya statement Sekretaris DPC PD Kabupaten Paluta Jumain Hasibuan SE yang menyatakan bahwa Ketua DPC PD Paluta Basri Harahap sudah dinonaktifkan dan sudah ditunjuk Plt menggantikannya.
“Sampai dengan saat ini kami dari kader menyatakan tetap mengakui Ketua DPC PD Paluta adalah Basri Harahap dan belum ada pergantian sama sekali atau dinonaktifkan,” tegasnya, Rabu (29/5).
Apa yang disampaikan oleh Sekretaris menurutnya tidak berdasar dan tidak punya alasan kuat, karena tidak adanya dan belum adanya SK yang menyatakan penonaktifan, sehingga pernyataannya ini membuat kader resa dan bingung.
“Sampai hari ini, Rabu (29/5) tidak ada SK yang sampai ke sekretariat dari DPD tingkat I ataupun DPP, makanya kita sangat menyayangkan statement tersebut karena sudah membuat resah dan membingungkan kader.
Sekali lagi saya sampaikan Ketua DPC PD Paluta tetap Basir Harahap bukan yang lain. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya SK yang menyatakan penonaktifan. Kita semua kader mendukung kepemimpinan Basri Harahap sebagai Ketua DPC PD Paluta.
Dukungan ini kami sampaikan sebagai bukti bahwa beliau tidak gagal memimpin PD Paluta. Dalam hal ini kami sebagai kader tetap menyatakan Ketua DPC PD Paluta adalah Basri Harahap,” tegasnya.
Untuk itu dirinya mengimbau kepada seluruh kader untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan situasi yang ada, karena malah akan memecah kesolidan partai menjelang pilkada dan pilcaleg nanti
“Sekali lagi kita sampaikan kepada masyarakat Paluta bahwa Ketua DPC PD Paluta tetap dijabat oleh Basri Harahap dan tidak ada penonaktifan seperti yang ada diberita media massa yang diucapkan oleh Sekretaris.
Kepada seluruh kader PD Paluta agar tetap tenang menyikapinya dan jangan sampai merusak kesolidan partai jelang pilkada dan pileg ini,” imbaunya.  (phn)

Pergantian Ketua Demokrat Padang Lawas Utara (PALUTA)

Ketua Partai Demokrat Dicopot


PALUTA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat  Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) Basri Harahap, dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal memimpin partai berlambang mercy tersebut.
Untuk selanjutnya tugas pimpinan dilaksanakan Tiaisyah Ritonga yang telah ditunjuk DPP Partai Demokrat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Paluta. Hal tersebut ditegaskan, Sekretaris DPC Partai Demokrat Paluta Jumain Hasibuan kepada wartawan, Senin (27/5).
“Basri Harahap telah dicopot dan digantikan oleh Plt, karena mendukung salah satu calon di luar instruksi DPP. Hal ini juga sesuai petunjuk dari DPP Demokrat,” kata Jumain melalui telepon selulernya.
Dijelaskannya, Basri Harahap telah dinonaktifkan sebagai Ketua dan digantikan oleh Tiaisyah Ritonga Anggota DPRD Sumut yang secara struktur ditunjuk sebagai pelaksana tugas harian partai.
Demokrat, sambungnya, mendukung Calon Bupati-Wakil Bupati Paluta mendukung pasangan Drs Raja Aman Hasibuan (H Mokmok)-H Darwinsyah Harahap.
Mengingat DPP Partai Demokrat sudah mendukung, maka sebagai kader partai, pihaknya tak mungkin melirik kader dari lain partai. Ia berharap para kader Partai Demokrat di Paluta mengamankan keputusan DPP tersebut.
Untuk diketahui Cabup yang diusung Basri adalah Syahrul Harahap. Namun, oleh DPP sendiri mengusung H Raja Aman-Darwinsyah. Sehingga polemik di antara pengurus menjadi besar hingga dicopotnya Basir Harahap digantikan Tiasyah Ritonga. 

Sabtu, 08 Juni 2013

HATI-HATI DENGAN PEMILIH SILUMAN DI PADANG LAWAS UTARA

PALUTA – Mewaspadai adanya pemilih siluman di Pemilukada 14 Agustus mendatang, Dinas Catatan Sipil Pemkab Paluta diminta untuk mengawasi proses pindah dan masuk warga di Paluta. Kemudian Dinas Sosial diminta melakukan pendataan jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Paluta.
Pengamat sosial Paluta, A Ismail Siregar menerangkan, hal ini perlu dilakukan, sekaitan dengan akan dilaksanakannya pemilukada Paluta. Dikawatirkan, celah ini dimanfaatkan sejumlah oknum untuk menambah suara atau pemilih siluman.
“Makanya kita minta Dinas Capil untuk tidak langsung memberikan status warga Paluta bagi warga yang pindah. Sedangkan bagi PMKS agar didata dengan benar. Jika memang tidak warga Paluta dan hanya persinggahan saja, maka lebih baik dikembalikan ke daerah asalnya,” ujarnya, Kamis (6/6).
Tentunya sangat mengkhawatirkan, padahal mereka bukan warga Paluta, apalagi yang statusnya PMKS. “Sehingga bisa saja dimanfaatkan bagi yang berkepentingan di pilkada ini untuk meraup suara,” katanya lagi.
Sepengetahuannya, penertiban adminstrasi kependudukan dan juga penertiban PMKS selama ini belum ada di Paluta. Terutama dengan akan dilaksanakannya pilkada pada Agustus 2013, perlu untuk mengantisipasi pendatang ilegal, yang bisa dimanfaatkan sejumlah pihak nantinya.
“Dinsos harus bekerjasama dengan Discapil untuk mengantisipasi pendatang ilegal, karena pendatang ilegal yang masuk ke Paluta ini bahkan dengan statusnya adalah PMKS, dikhawatirkan dimanfaatkan sejumlah pihak tertentu.
Karena nantinya data kependudukan yang ada di Pemkab Paluta itulah yang nantinya akan dipergunakan oleh KPU untuk kegiatan pilkada. Kita tidak ingin pendatang yang baru beberapa hari di Paluta sudah mendapatkan status warga Paluta,” jelasnya.
“Tetapi yang penting sebenarnya adalah kita tidak ingin menambah jumlah PMKS di Paluta ini, karena akan menjadi beban tanggungan Pemkab Paluta. Intinya kita berharap ketegasan Pemkab Paluta untuk mengantisipasi pendatang ilegal yang berpotensi menjadi pemilih siluman,” ucapnya lagi.
Sementara itu berdasarkan data dari Capil Paluta beberapa waktu lalu, DAK2 yang diserahkan ke KPU sebanyak 269.582 jiwa. Dengan rincian jumlah penduduk, Kecamatan Dolok Sigompulon sebanyak 16.714 jiwa, Kecamatan Dolok sebanyak 25.233 jiwa, Kecamatan Halongonan sebanyak 35.095 jiwa.
Kemudian  Kecamatan Padang Bolak sebanyak 70.914 jiwa, Kecamatan Padang Bolak Julu sebanyak 11.506 jiwa, lalu Kecamatan Portibi sebanyak 28.273 jiwa, Kecamatan Batang Onang sebanyak 14.150 jiwa, Kecamatan Simangambat sebanyak 62.419 jiwa dan Kecamatan Hulu Sihapas sebanyak 5.278 jiwa. (phn)

Jumat, 07 Juni 2013

PENGANGKATAN PLT SETDA KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA

PALUTA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), resmi dijabat Drs Hailullah Harahap, usai serah terima jabatan  (Sertijab) di ruang Kantor Bupati Paluta, Rabu (5/6). Sebelumnya jabatan tersebut dijalankan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Paluta Husni Afgani Hutasuhut.
Pergantian pejabat tertinggi dikalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Paluta ini dilakukan sederhana dengan disaksikan Wakil Bupati Paluta H Riskon Hasibuan dan dihadiri Ketua DPRD Paluta Muchlis Harahap SHi, para asisten, kepala dinas, instansi dan undangan lainnya.
Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap diwakili Wabup Paluta H Riskon Hasibuan dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan Surat Perintah Gubernur Sumatera Utara Nomor 800/12163/BKD/III/2013 tanggal 28 Mei 2013 ditetapkan Drs Hailullah Harahap sebagai Plt Sekdakab, disamping jabatannya sebagai Asisten III Pemkab Paluta.
”Berdasarkan surat perintah tersebut, saya berharap kepada pejabat yang baru dapat melaksanakan tugas-tugas Sekda sampai diangkatnya Sekda yang definitif. Kepada Husni Afgani Hutasuhut kami mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian selama ini terhadap Pemkab Paluta. Semoga mendapat balasan rahmat dari Allah SWT,” kata wabup.
Plt Sekdakab Paluta Drs Hailullah Harahap usai acara serah terima mengatakan, jabatan barunya merupakan amanah dan kepercayaan dari pimpinan yang harus dilaksanakannya. Bahkan dia juga siap menjalankan perintah dan membantu tugas Bupati, untuk menjalankan semua program yang telah dicanangkan.
”Sebagai seorang PNS, jabatan adalah amanah, kita diberikan amanah, sebagai seorang staf yang baik harus siap melaksanakan tugas itu dan harus siap ditempatkan dan ditugaskan dimana saja termasuk posisi Plt Sekdakab Paluta,” ujarnya.
Terkait dengan berbagai pembangunan yang dijalankan selama ini, katanya, dirinya akan menjalin hubungan baik dengan semua pihak, sehingga pembangunan yang selama ini dapat berjalan baik. Terutama kepada semua media yang merupakan rekan dalam menginformasikan hasil pembangunan.
Sebelum menjabat Plt Sekdakab Paluta, Drs Hailullah Harahap pernah menjabat beberapa jabatan strategis di Kabupaten Tapsel dan Paluta seperti Kadisdik Paluta, Asisten III Pemkab Paluta dan juga merupakan tokoh pendidikan Paluta serta Dewan Penasehat diberbagai organisasi baik di Tapsel maupun di Paluta. (Kms)

Pribadi

Nama                     : Zuprizal Siregar
Tempat.Tgl Lahir  : Gunung Manaon 17 Agoestoes 1986
Umur                     : 27 Th
Alamat                  : Desa Gunung Manaon Kecamatan Portibi
                                Kabupaten Padang Lawas Utara

Kamis, 06 Juni 2013

DAFTAR CALON SEMENTARA DPR SUMUT 2

1

MARTIN MANURUNG, SE.,MA.
SAHAT SILABAN
Dra. TIURLAN SIMATUPANG, MM
Ir. EDWARD SIHOMBING
KOMBES (Purn.) ERWIN HASIBUAN
FITRIATI RANGKUTI, SE.
DUMOLI SIMANJUNTAK
YOSEPHIN JS. PURBA
ROHANA S. HERUTOMO
YOSAFATI WARUWU
2


MARWAN DASOPANG
EPRI WAHDIYAH NASUTION
Drs. PINAYUNGAN
ROTUA EFFENDI SIBORO
ALI MASDAR A. HASIBUAN, S.Ag.
EMMA PURI
ERNI FATIMAH
WESLY SITORUS
GUNTUR LIMBONG, SH.
T.P. JOSE SILITONGA
3

 ISKAN QOLBA LUBIS
Dr. H. NAJAMUDDIN M.H. LUBIS MA
dr. HIDAYANI FAZRIAH, MARS
HANNI SARIHATI SIREGAR S.S
4

 TRIMEDYA PANJAITAN, SH, MH
DR. YASONNA HAMONANGAN LAOLY, SH, M.Sc
NURMAENI DAULAY
FIRMAN JAYA DAELY, SH
YODBEN SILITONGA, SH
GOKLAS NABABAN
ALPONTUS SINAGA
DR. LODEWIJK GULTOM, SH, MH
ARIYANTI , SH, MH
ADITYAWARMAN GINTINGS
5

 RAMBE KAMARUL ZAMAN M.Sc, M.M
Ir. NEIL ISKANDAR DAULAY
Drg. REGINA TETTY MARY HUTAPEA, MSc
ZULFIDA RANGKUTI, BA
RISWAN HELMI NASUTION SH,MH
Ir.LAMHOT SINAGA
Ir.TALIHADAT BAZATOGU HIA
ANITA GIZELLE LUBIS, DRA, MBA
Ir. ROBERTO PL GAOL .MT
H.MUHAMAD ICHWAN HUSEIN NASUTION
6


 GUS IRAWAN PASARIBU
DRS. JEFFRI M. SIMAMORA
DERMAWATI HAREFA
SUASANA DACHI
ADNA ERLINA SANDRA MALAU, SE
H. RAZMAN ARIEF, Sag, MA, SH, Ph.D
IR. SALOMO HUTABARAT
JIM LOMEN SIHOMBING
LINDA SIMATUPANG
Ir. AMIRUDDIN MUHAMMAD
7

drh. JHONI ALLEN MARBUN, MM
Ir. S. MILTON PAKPAHAN, MM
NAZLY LUBIS
Drs. SAIDI BUTARBUTAR
AGUSTUSGEA, SH
ROSLYNDA MARPAUNG
Ir. ONGKU PARMONANGAN HASIBUAN, MM
SAMBUNGAN BATUBARA, Drs.
MELATI SINAGA
H. SUTOR SIREGAR, SH
8

 Dr. SALEH PARTAONAN DAULAY, M.Ag., M.Hum., MA
YAHDIL ABDI HARAHAP, SH. MH
Hj. RAHMIATY PANE, SH. MH
BARNABAS YUSUF HURA
ROBI AGUSMAN HARAHAP
ANNISA ZAKIAH PASARIBU
DARWIN PURBA, S.Kom, MM
FERNANDO E. M. SITORUS, S.Sos., M.Si
SRI HARIYANI SIMORANGKIR
NURMALA SITANGGANG, SE

                                                                                    9.

                                                        
 AHMAD GOJALI HARAHAP
H. ALI JABBAR NAPITUPULU
RANI ANGGRAINI SAVITRI
ZAINI MUSA LUBIS
FADLI NASUTION, SH, MH
WAHYUNI SIREGAR, SH
Drs. H. TAUFIKURRAHMAN
MUHAMMAD DALIL, ST
NUR NAHDAYATI TANJUNG
LITA SAHROWANI HASIBUAN, S.Pd, M.Si

Drs. ARMYN GULTOM, M.Si
H. MULKAN S NASUTION, SPDI
ESTHER G.N. TELAUMBANUA, SE
H. HERRY LONTUNG SIREGAR
MARNINGOT TUA NATALIS SITUMORANG, SHUT, M.Si
RIA ANNA IRENE SINAGA, SH, MH
DR. RUFINUS HOTMAULANA HUTAURUK
RONY NATIGOR HUTAJULU
Dra. ANITA LUBIS
RONALD LUMBANTORUAN

DORIANGAT PAKPAHAN, Ir
IRWAN ARIFIN, HSB, SE, M.Si
BAGINDA SIREGAR, S.Ag, SH
SOLAHUDDIN
Drs. SHAFRON
DIAN PUSPASARI
MARASUTAN RITONGA, S.Ag
WIZDAN FAURAN
HENDRI SUKARDI
ROSMIDA
15

HUALA SIREGAR, SH
DRS. HAMDAN HARAHAP, MBA
NURMALA SITANGGANG
DRS. REDIS PANJAITAN
YANER NAINGGOLAN
ELFRIDA SIBURIAN
SAHAT TUMANGGOR
DRA. MERISNA SIMANJUNTAK
ZINDAR KAR MARBUN
ST WAJIB SARUKSUK
at 20:45 


Jumat, 30 November 2012

Kisah tentang Anak Ikan Kecil (Terjerumus hawa nafsu)


Insfirasi Ku Dari Flim  Finding Nemo , seekor anak-anak ikan kecil sedang di nasihati oleh ibundanya. Ibunda ikan itu berkata, "Wahai anak-anakku ada sesuatu yang ingin ibu sampaikan kepada kalian. Ini sangatlah penting mengingat sebentar lagi kalian akan mengenal dunia luar, dengarlah baik-baik nasihat ibu". Dengan penasaran anak-anak ikan itu mendekat ke arah ibunda dan siap mendengarkan nasihat ibundanya. "Baik bu, saya akan dengarkan". kata ikan-ikan kecil itu.


"Suatu saat nanti akan ada sebuah benda yang nampak sebuah nikmat menurutmu namun sebenarnya ia akan membunuh bahkan menghancurkanmu". Pesan sang ibunda. "Kenikmatan seperti apakah wahai ibu" kata salah satu anak ikan.

"Suatu saat nanti akan kau temukan sesuatu yang nampak sangat nikmat dan lezat untuk kau santap, ia berupa cacing-cacing yang melayang di air yang akan menjadi pusat perhatian semua ikan-ikan. Namun jika kau santap tidak lain hanya akan membuat kau tercekik karena disana terdapat sebuah kail besi tajam yang siap merobek mulutmu serta menyeretmu menuju ke arah kerumunan manusia. Tidak hanya sampai disitu, manusia akan mencabik-cabik tubuhmu dan mencincang-cincang serta menyisrik kulitmu. Sungguh tak terbayangkan sakit dan perihnya. Kalian harus berhati-hati dan menjaga diri dengan baik". Pesan ibunda kepada anak-anak ikan yang akan terjun menghadapi dunia luar.

Anak-anak ikan kecil itu hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. Dalam hatinya masih ada rasa tidak percaya karena belum pernah bertemu dengan cacing nikmat seperti itu.

Suatu hari, di kala gerombolan ikan-ikan kecil sedang berjalan dengan kawannya. Mereka melihat seekor cacing yang amat besar, tampak lezat dan nikmat untuk disantap. Semua ikan-ikan itu telah mendengar cerita dari orang tua masing-masing. Tapi baru kali ini mereka melihat cacing itu dengan kasat mata. Masing- masing menolak satu sama lain dan saling mengajak menjauhi cacing itu. Kemudian anak yang tidak yakin dengan cerita ibunya tadi berkata,  
     
"Ahhh.. masa iya sih apa yang dikatakan? Makanan selazat ini  tidak akan mendatangkan apa-apa kecuali rasa kenyang perutku.  Ini  jelas santapan empukku". Terlintas nafsu datang menggoda anak ikan itu. Kemudian anak  ikan itu pun mengangakan mulutnya lebar-lebar dan dengan rakusnya menyantap cacing melayang itu. Mulut dan tekaknya mulai merasakan sakit yang amat sangat. Dia mencoba melepaskan diri dari jeratan kail namun selalu gagal. Akhirnya, anak ikan tadi menyesali perbuatannya, namun segalanya sudah terlambat. Ikan kecil itu tergoda oleh nafsu.

Lakukan Yang Terbaik Hari Ini

Beberapa saat yang lalu saya sempat membaca sebuah buku karya Dr. Ibrahim Elfiky yang berjudul Dahsyatnya Berperasaan Positif. Dalam bukunya, ia menjelaskan bahwa pada dasarnya sumber perasaan manusia di pengaruhi oleh dua hal yaitu masa lalu dan masa depan. Masa sekarang itu sebenarnya suci dan bersih yang mempengaruhinya adalah kenangan-kenangannya di masa lalu dan kecemasan-kecemasan di masa depan.

Sebagai contoh ketika kita merasa tidak percaya diri tampil di depan kelas itu bisa jadi karena kenangan dulu yang pernah di tertawakan di depan kelas. Perasaan itu bisa juga karena adanya kecemasan yang berlebihan akan hasil akhir yang tidak baik.

Kadang kita yang sering memikirkan masa depan. Kita khawatir masa depan kita tidak seperti yang kita bayangkan. Memikirkan masa depan boleh-boleh saja tetapi tidak harus untuk berlebihan memikirkannya apalagi merasa cemas atau takut.

Ingatlah bahwa masa depan adalah rentetan hasil yang kita lakukan pada masa sekarang. Jadi nikmatilah hidup dan lakukanlah yang terbaik untuk masa sekarang. Jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang kita miliki sekarang ini.

Lakukanlah yang terbaik hari ini karena hanya dengan begitulah kita membangun masa depan yang lebih baik. Lupakan kenangan kelam masa lalu dan singkirkan kecemasan-kecemasan anda. Lakukan yang terbaik hari ini, demi menyambut masa depan yang kita impikan.

Semoga bermanfaat.
Salam sukses.

Nikmatnya Sebuah Tangisan

Semua orang pasti sudah pernah menangis begitu pun saya. Tangisan adalah sebuah ungkapan emosional yang secara spontan terjadi. Sekuat-kuat dan sehebat-hebatnya manusia pasti pernah menangis. Tangisan tidak memandang tua-muda, kaya-miskin, hebat-lemah nya manusia. Pernahkah anda lihat orang-orang yang bertubuh kuat menangis? Pasti pernah ya. Lho cengeng amat sih dia? Eitzz sebentar dulu kawan jangan terlalu memvonis gitu ah! Baiklah dalam pembahasan kali ini saya akan membahas nikmatnyamenikmati tangisan.

Menangis adalah sebuah hal yang lumrah terjadi. Apabila anda ingin menangis maka menangislah, ungkapakan semuanya dalam indahnya deraian air mata. Namun tahu kah anda menangis itu akan membuat sebuah kekuatan dan energi yang akan menggerakan anda terhadap apa yang di tangisinya. Menangis seperti apakah yang dimaksud? Jika anda belum merasakan nikmatnya sebuah tangisan maka sesekali cobalah nikmati ini.

Suatu waktu saya bangun di pagi hari sekitar jam setengah 3 pagi menjelang shubuh. Bangun di waktu-waktu itu adalah moment yang paling luar biasa bagi saya. Selesai setelah pergi ke kamar mandi dan mengambil air wuddhu saya shalat tahajud dalam heningnya malam. Sungguh luar biasa saya merasakan nikmatnya sebuah  keheningan. Alunan suara alam, hembusan angin, indahnya suara binatang malam membuatku semakin tenang dalam setiap gerakan shalat. Sampai suatu saat setelah selesai melakukan shalat saya bermunajat berdoa kepada Allah agar di ampuni semua dosa dan kesalahan-kesalahanku, dilapangkan rezeki dan di bukakan pintu-pintuNya agar bisa menuju surgaNya baik surga dunia dan akhirat. Sebuah tangisan yang sangat indah dan membuatku berada dalam kedamaianNya ketika aku berdoa dan teringat akan besarnya tumpukan dosa-dosa yang telah diperbuat sementara Dia selalu memelihara dan menjagaku tanpa peduli akan semua dosa yang telah ku perbuat. Dalam tangisan itu, saya selalu memujiNya atas sebuah dzat yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Disana kurasakan sebuah kedamaian dan sebuah energi yang kudapatkan setelah itu.

Menangislah karena itu baik bagi anda. Menangis karena dosa yang telah dilakukan, menangis karena seorang yang disayangi, atau menangislah karena memohon sebuah kekuatan kepada Tuhan. Menangis seperti di atas sangatlah di anjurkan dan bisa anda coba sendiri. Bukan menangis karena kegagalankebuntuan, dan kehilangan karena itu menunjukan betapa lemahnya jiwa kita.

Saya teringat ketika kakek saya meninggal. Pada waktu itu saya menangis seakan-akan tidak menerima kepergianNya. Namun setelah dipikir lagi untuk apa saya menangisinya toh dia kan sudah mendapat tempat yang lebih baik daripada sebelumnya. Harusnya saya bahagia dia sekarang berada bahagia disampingNya. Sekarang saya sadar saya hanya menangisi diri sendiri seakan-akan tak rela akan kepergiannya.

Jika sepanjang hidup ada seseorang yang tidak pernah menangis maka mungkin saja hatinya telah mengeras seperti batu. Betul-betul mengeras dan membeku. Akibatnya orang ini tidak akan lagi mengenal nilai-nilai, cinta kasih seseorang, penyesalan-penyesalan dan dosa-dosa. Jadi menangislah untuk menghimpun sebuah energi dari Tuhan. Cobalah!

Semua usaha yang kita lakukan kadang melewati kesedihan-kesedihan dan membuat sebuah tangisan dan kadang juga kita rasakan juga sebuah kebahagiaan. Namun apabila saatnya tiba kesuksesan akan diiringi sebuah tangisan dari sebuah kebahagiaan. Menangis karena bahagia.

Semoga bermanfaat.
Salam sukses.

Minggu, 07 Oktober 2012

Galau....LAgi Galau...!!! LaGi




Galau memang lagi banyak dialami anak muda sekarang. memang sulit untuk di hindari tapi mudah kok sebenernya buat di hilangkan. Tinggal tergantung kita bagaimana menyikapi galau ini sendiri, Naah untuk itu aku akan mencoba share nii sama sobat-sobat semua perihal cara menghilangkan galau yang baik dan benar...




>> Cobalah kalian cerita masalah kalian kepada teman atau kerabat kalian, jangan sobat pendam sendiri masalah itu. Gak baik sob, apa lagi kalau masalah itu berat buat kalian...

>> Cobalah istirahat, dengan istirahat fikiran sobat akan sedikit lebih tenang. Kalo memang istirahat juga gak bisa, jangan dipaksain sob ntar malah jadinya pusing. Mending jalan-jalan aja untuk menghilangkannya.....

>> Nonton komedi, iia daripada cembetut terus kan gak baik juga sob, lebih baik sedikit senyum karena liat komedi kan lebih lepas ketawnya..hee.
     Kalo memang k-3 cara itu gak mempan juga. Berarti masalah kalian berat sekali, kalian harus butuh seseorang yang mengerti tentang masalah kalian. Mungkin kalian harus terapi atau apa aja yang pasti positif. Semoga saja dengan cara itu beban kalian akan sedikit menghilang. 

    Jomblo-Lagi-Jomblo Lagi


    Banyak orang bilang jomblo itu sih gak enak, hmm tapi ia namanya orang mempunyai seleranya sendiri-sendiri, kalo menurut aku sih ya pasti gak enak lah, gak ada yang merhatiin lagi..hetapi jangan sedih jika suatu saat kalian mendapatkan gelar jomblo, namanya suatu hubungan pasti akan ada perpisahan meskipun menyakitkan. tapi jika kita bisa menerimanya dengan tulus maka kita bisa belajar bersikap dewasa dalam menghadapi suatu hubungan. 
    hmm..memang terkadang cinta itu sulit ditebak, kadang cinta itu membahagiakan kadang cinta itu menyakitkan. memang harus diakui semua itu butuh perjuangan untuk mendapatkannya, dan disanalah kita harus bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang dulu kita lakukan dan mencoba memperbaikinya kembali. hmm memang gak ada habisnya ia kalo membahas soal cinta..hesaran aku sih jangan cepat putus asa dan jangan cepat mengambil suatu keputusan, belajar dari pengalaman yang dulu pernah kita jalani, mungkin itu saja yang bisa dokter cinta berikan selebihnya terimakasih

    Sabtu, 06 Oktober 2012

    Tips Mengembalikan Keparcayaan Pacar Yang Sudah Menghilang

    Malam sobat semua  malam ini Tepat ya di malam minggu , mungkin para sobat ada yg lagi berantam sama Pacar kali ini aku ingin berbagi tips nii dengan kalian semua semoga tips dari ku ini bisa memberi suatu pencerahan buat sobat semua..hee seperti judul diatas gimana siih cara mengembalikan kepercayaan yang hilang itu. Nah daripada kelamaa kita curhat mending kita liat aja dech tipsnya di bawah ini,,, hee semoga bermanfaat iia sob 

    Hmm,,sering kali kita menyalah-gunakan kepercayaan yang diberikan oleh pasangan kita...padahal kita tau untuk mendapatkan setetes kepercayaan itu sangatlah susah, apa lagi mendapatkan kepercayaan dari orang yang kita sayangi....tapi terkadang kita sia-siakan kepercayaan itu seperti hal yang tidak berarti buat kita. Itu lah yang membuat suatu hubungan akan cepat berakhir.....

    Kali ini dokter cinta akan memberikan tips untuk mengembalikan kepercayaan pasangan kita yang telah hilang....

    1. Jangan hanya bisa bilang ke dia kalo kita sudah berubah, tapi coba kalian berikan sesuatu yang dapat membuat dia percaya kalo kita sudah berubah...karena hanya ucapan “saya janji saya tidak akan mengulanginya lagi” itu tidak akan berhasil mengembalikan kepercayaannya. Tapi cobalah berikan hal yang nyata yang benar-benar membuat dia percaya lagi dengan kita.

    2. Dalam meyakinkan kita jangan memaksa apa lagi dengan cara kekerasan itu akan membuat keadaan akan bertambah buruk...cobalah bersabar dan bertahap karena untuk mengembalikan kepercayaan tidak langsung 100%  dia akan percaya. Itu semua membutuhkan tahapan dan proses.

    3. Cobalah bersikap dewasa dan berfikir positif.

    4. Jangan cepat menyerah. Karena jika kita cepat menyerah itu akan membuat dia berfikir kita tidak bisa akan berubah. Makanya semua itu butu proses dan kesabaran lah kuncinya.

    5. Ajak si dia ketempat yang dimana tempat itu mempunyai cerita atau kenangan yang manis. Seperti danau karena di danau itu kalian pertama kali bertemu..nah coba kalian ceritakan kembali masa-masa itu kepada dia. Sambil menceritakan kalian sisipkan kata-kata maaf kepada dia kalo kita memang salah. Insyaallah hati dia akan kembali kepada kita. Tapi ingat jika dia sudah percaya jangan kalian ulangi lagi kesalahan kalian itu bisa membuat hubungan kalian akan benar-benar berakhir.

    Itu lah tips dari dokter cinta semoga yang tertulis disini dapat membuat kita untuk lebih baik lagi. Pesan dokter cinta “jangan pernah mengecewakan seseorang jika dia sayang kepada kita”.....!!

    Minggu, 30 September 2012

    Keberangkatan Calon Jamaah HajI Paluta Kloter 4, Terbang 24 September


    Paluta (HUKMAS & KUB). Sebanyak 248 calon jamaah haji asal Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) siap berangkat ke Tanah Suci Mekkah dan tergabung di kelompok terbang (Kloter) 4 Embarkasi Medan.
    “Calon jamaah haji Paluta akan diberangkatkan ke Asrama Haji Medan, Sabtu (22/9) mendatang. Esok harinya, Minggu (23/9) masuk Asrama Haji dan menuju Jeddah, Senin (24/9) pagi,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama ( Kakan Kemenag) Paluta, Drs H Tohar Bayoangin MAg, dihubungi Analisa, Minggu (16/9).
    Ia mengatakan untuk memberikan pengetahuan seputar pelaksanaan ibadah haji, berbagai persiapan yang telah dilakukan Kemenag dalam rangka membekali para calon jamaah haji sebelum mereka diberangkatkan diantaranya seperti pelatihan manasik haji perkecamatan, dan lainnya dengan harapan selama menunaikan ibadah haji bisa lancar dan harapan menjadi haji dan hajjah yang mabrur.
    “ Persiapan dan pelatihan yang berkaitan dengan pelaksanaan dan tata cara menjalankan serangkaian tata tertib haji sudah kami berikan kepada seluruh jamaah, Insya Allah Manasik akbar akan digelar 18 September besok di Gedung Serba guna ( Bekas Gor,red) Paluta, “sebutnya.
    Sebagai upaya meningkatkan pelayanan terhadap seluruh jamaah calon haji Paluta, lanjutnya, setiap kloter didampingi satu petugas dari Tim Pendamping Haji Indonesia (TPHI) dan satu orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) serta tiga orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Selain tim tersebut, para jamaah juga akan dipandu tim pemandu haji daerah (TPHD) Paluta dan Provinsi Sumut.
    Ia mengimbau kepada seluruh calon jamaah haji yang akan diberangkatkan tersebut agar dapat menjaga kondisi kesehatannya sebelum diberangkatkan, sehingga ketika dalam perjalanan ataupun selama menunaikan ibadah haji kondisi kesehatannya dapat lebih terjaga,
    “Luruskan niat sucikan hati dan jaga kesehatan agar lebih mendekatkan diri pada Allah swt perjalanan menunaikan ibadah haji adalah merupakan panggilan dan tamu Allah maka segala sesuatu serahkan kepada Allah swt,” ungkapnya.
    Rombongan calhaj berangkat ke Asrama Haji Medan dari Paluta direncanakan menggunakan Bus angkutan umum antar Kota dalam Propinsi full AC. Direncanakan dilepas Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap

    Sabtu, 29 September 2012

    Penegakan Hukum Di Kab Padang Lawas Utara Mati Suri dan Korupsi Marajalela


    PALUTA,- Penegakan hukum di Kab. Padang lawas Utara(Paluta) sejak berdirinya menjadi daerah otonomi tingkat II sepertinya tidak berjalan sebagaimana mestinya sehingga pelaksanaan pemerintahan menjadi kacau balau, korupsi merajalela, demo  untuk menuntut agar Bupati lengser terus terjadi baik yang dilakukan oleh mahasiswa maupun elemen masyarakat lainnya.
    Hal tersebut dilontarkan oleh salah seorang aktivis dan pengurus organisasi Mahasiswa  di Kabupaten Padang Lawas Utara  Najir Siregar disaat sela-sela dialog dengan beberapa aktivis di Gunung Tua kemarin Rabu 18/7/2012.
    “Kasus-kasus korupsi di Paluta yang sampai di Kajari dan Kajatisu kelihatannya hanya dipetieskan saja dan tidak ada tindak lanjutnya, kami berharap agar KPK dapat turun tangan untuk mengusut kasus-kasus penyelewengan anggaran disini”. Ujar Najir Siregar.
    Pasal 18 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2007 ayat (1) menyatakan bahwa untuk mengefektifkan penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Pemerintah dan Pemerintah Prov.Sumut melakukan pembinaan dan memfasilitasi secara khusus terhadap Kab.Padang Lawas Utara dan dilakukan semata- mata untuk kesejahteraan masyarakat.
    Tetapi apa yang terjadi setelah pemekaran ? Kabupaten Paluta tampak bagaikan kerajaan Modren,pasalnya semenjak terlantiknya Bupati Padang Lawas Drs.Bachrum Harahap dan Riskon Hasibuan SHI sebagai Wakil Bupati periode 2008-2013. Tanggal 27/11-2008 yang lalu, aroma busuk KKN semakin kencang mengendus kehidung hingga sekarang dan Anggaran Kab Padang Lawas Utara kacau-balau tanpa pengawasan, tambahnya lagi.
    Sementara untuk mempertahankan dan mengamankan permainan kotor tersebut agar tidak tersentuh hukum, diduga para pemimpin tersebut membuat sistem dengan saling berbagi kue kepada Ormas, OKP, LSM dan kemungkinan kalangan Pers juga akan ikut masuk lubang tersebut

    KPK Kumpulkan Bukti Dugaan Korupsi Bupati Paluta


    Medan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengumpulkan bukti-bukti dugaan korupsi Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Bachrum Harahap, sebagai tindak lanjut temuan audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI yang penggunaan anggaran banyak tidak jelas.
    Dugaan korupsi Bupati Paluta itu dilaporkan aktivis mahasiswa Nuamir Habibi dan salah satu partai di Paluta ke KPK pada November 2011.
    “Kita telah mendapat surat dari KPK perkembangan laporan pengaduan kita atas dugaan korupsi Bupati Paluta, KPK berjanji akan berupaya sesegera mungkin menuntaskan kasus itu,” kata Nuamir Habibi Tanjung kepada wartawan, kemarin.
    Nuamar mengatakan, masyarakat Paluta sangat menginginkan dugaan korupsi yang menggurita di Paluta segera dituntaskan KPK sehingga aksi kejahatan yang sama tidak berkelanjutan.
    Tanggapan yang sama juga disampaikan Enda Rambe dari LSM Toppan dan praktisi pembangunan Paluta, Mauliddar Siregar, agar KPK mengusut daya kampanye yang digunakan Andar Amin Harahap, anak kandung Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap, untuk mencalonkan diri jadi Walikota Padangsidempuan periode 2012-2017.
    Demikian juga, Andar Amin yang memiliki jabatan ganda sebagai Kabid Mutasi di BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan sebagai Plt Kesbanglinmas Pemkab Tapsel agar memberitahukan dana anggaran yang digunakan secara transparan.
    “Dengan usia 31 tahun yang tergolong masih baru menduduki jabatan dipemerintahan, dana kampanye tidaklah sedikit dan darimana dia peroleh dana kampanye sebanyak itu,” kata mereka.

    BPK-RI Temukan Penyelewengan

    Mereka mengatakan, sebagai indikasi terjadinya korupsi di Pemkab Paluta, dengan adanya temuan BPK RI (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia ) terkait penggunaan anggaran. Dari temuan BPK-RI itu dapat disimpulkan, Paluta adalah daerah terkorup di Sumatera Utara.
    Para aktivis  itu mengatakan, rincian Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI Atas Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan dengan No: 413.C/S/XVIII.MDN/09/2011 tertanggal: 15 September, antara lain, pengelolaan kendaraan dinas roda empat pada sekretariat DPRD kabupaten Padang Lawas Utara tidak sesuai dengan perjanjian pinjam pakai.
    Pengadaan buku perpustakaan SD dan SMP pada Dinas pendidikan tahun anggaran 2010 tidak sesuai dengan ketentuan dan belum dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp. 146.027.000.
    Pengadaan Mebeulair perpustakaan pada Dinas Pendidikan tahun anggaran 2010 tidak sesuai ketentuan dan belum dikenakan denda keterlaambatan sebesar Rp. 7.388.844, Penganggaran Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 11.109.348.230 tidak tepat dan terdapat realisasi pembayaran sebesar Rp. 1.364.644.333. belum dipertanggungjawabkan.
    Terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp. 734.144.958,62 dan kemahalan harga sebesar Rp. 18.815.000 serta pembayaran pekerjaan yang tidak sesuai sfesifikasi sebesar Rp. 53.376.180.22.
    Mekanisme pencairan dana tambahan penghasilan bagi guru PNSD TA 2009 sebesar Rp. 4.969.200.000 dan TA 2010 sebesar Rp. 2.061.787.500 yang direalisasikan pada tahun 2010 tidak sesuai ketentuan, terdapat kelebihan pembayaran atas pekerja pembangunan masjid raya sebesar Rp. 1.583.200 yang membebani APBD TA 2010.
    Terdapat kekurangan volume pekerjaan pemasangan Timah Hitam ruang Rongent RSUD gunug tua Kabupaten Padang Lawas Utara sebesar Rp. 33.523.200, Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2010 (Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Sistem Pengendalian Intern) dengan No: 413.B/S/XVIII.MDN/09/2011 tertanggal 15 September 2011.
    Penata usahaan kas daerah pada kuasa BUD kabupaten padang lawas utara belum tertib, Saldo awal kas pada neraca per 31 desember 2010 sebesar Rp9.531.097.072,88 tidak dapat diyakini kewajarannya.
    Pengelolahan kas pada bendahara pengeluaran sebesar Rp.818.442.287.00 yang belum dipertanggungjawabkan -Pengelolaan pendapatan asli daerah.(PAD) kabupaten padang lawas utara tidak tertib, Pajak-pajak yang telah dipungut oleh kuasa BUD sebesar Rp 777.511.749.00 terlambat disetorkan ke kas negara dan saldo utang PFK pada neraca per 31 desember 2010 kurang disajikan sebesar Rp 354.334.549.00.
    Pendapatan pajak penerangan jalan umum pemerintah kabupaten padang lawas utara tahun anggaran 2010 tidak sesuai ketentuan dan sebesar Rp. 111.296.698. belum disetor ke kas daerah.
    Penerimaan dan pengeluaran dana dari program jaminan kesehatan masyarakat pada rumah sakit umum daerah gunung tua dan dana puskesmas beserta jaringannya tidak melalui mekanisme APBD, Pengelolaan dan penatausahaan persediaan belum tertib dan saldo persediaan sebesar Rp. 447.041.723 yang disajikan pada neraca pemerintah kabupaten padang lawas utara per 31 desember 2010 tidak dapat diyakinin kewajarannya.
    Penata usahaan dan  aset tetap tahun anggaran 2010 belum tertib dan penyajian nilai  aset tetap sebesar Rp. 156.697.488.585.pada neraca per 31 desember 2010 belum dapat diyakini kewajarannya, Terdapat aset tetap yang hilang pada dinas pekerjaan umum,pertambangan dan energi senilai Rp. 1.637.069.800.
    Pengelolaan belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan tidak tertib dan penerima bantuan belum mempertanggung jawabkan penggunaan dana sebesar Rp. 5.151.554.500, sesuai laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun 2010 (Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan) dengan No: 413.A/S/XVIII.MDN/09/2011 tertanggal: 15 September 2011.
    Selain anggaran yang tidak jelas peruntukaknya, saat ini dalam proyek padat Karya, terbit peraturan pembagian materi untuk Pemkab 50 persen dan untuk fisik 50 persen. Kemudian, banyak proyek  swakelola dan proyek lainnya dilakukan Penunjukan Langsung walau dana diatas Rp.100 juta